Soal Bonus Atlet PON DKI, Kemenpora Bantah Pernyataan Plt Gubernur Sumarsono

BLOGGERCERIA.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar sebagai bonus bagi para atlet berprestasi yang berhasil meraih medali pada PON XIX. Namun, anggaran yang terserap hanya sekitar Rp 160 miliar.

“Sisanya, Rp 140 miliar dikembalikan ke kas negara,” kata Sumarsono, Plt Gubernur DKI Jakarta, Sabtu (17/12/2016).

Ia mengatakan, penyebab tidak terserap anggaran bonus bagi atlet berprestasi mengacu pada surat edaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dikeluarkan pada tahun 2015.

Isinya, pemberian bonus bagi para atlet berprestasi dari pemerintah daerah tidak boleh melebihi pusat.

Dibantah Kemenpora

Pandangan Sumarsono tersebut disanggah oleh pihak Kemenpora. Kepala Bidang Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto menegaskan Permenpora 1684/2015 dibuat sebagai imbauan kepada pemerintah daerah agar tidak menghambur-hamburkan anggaran untuk bonus.

“Peraturan itu sifatnya menyarankan dan tidak ada sanksi. Kami tidak akan melarang kalau ada pemerintah daerah memberikan lebih dari yang tertulis di Permen,” ujar Gatot.

Sebelumnya diberitakan ssaat acara tali kasih penyerahan bonus atles di Balai Kota DKI Jakarta, ratusan atlet DKI yang berlaga di PON 2016 Jawa Barat, kesal karena Pemda DKI dianggap ingkar janji dalam pemberian bonus.

Pelaksana tugas sementara Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, yang semula ada di tengah para atlet pun buru-buru menyingkir, dengan pengawalan petugas keamanan.

Sumber:
Viva.co.id
Kompas.com

Leave a Reply