Share
4/29/2010 11:27:00 PM. Ditulis oleh: - LrD -

Sejarah JNE (Tiki Jalur Nugraha Ekakurir)

Sejarah JNE - JNE merupakan perusahaan dalam bidang kurir ekspres dan logistik yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Nama resmi adalah Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (Tiki JNE) tetapi namanya telah terkenal dengan nama JNE. Nama tersebut diambil dari Bahasa Sanskerta yang berarti "Jalur Nugraha Ekakurir". Perusahaan ini salah satu perusahaan kurir terbesar di Indonesia.
PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
Tipe : Publik
Didirikan : 1990
Letak : Jakarta, Indonesia

Tokoh Penting, Komisaris & Direksi
Pendiri dan Direktur Utama : Soeprapto Suparno
Presiden Komisaris : H. Soelasmo
Komisaris : Hj. Nuraini Soeprapto
Komisaris : R. Rusmadi
Komisaris : Hui Mariawati
Presiden Direktur : H. Soeprapto Suparno
Direktur Eksekutif : H.M. Johari Zein
Direktur Keuangan : Hui Chandra Fireta
Direktur Operasional : Edi Santoso
Direktur Marketing : Mohamad Feriadio



Area layanan : Indonesia
Industri : Ekspres Logistik
Jasa : Pengiriman, Logistik
Karyawan : 1.763 (2008)
Slogan : Express Across Nations
Situs : www.jne.co.id

Sejarah

Pada tanggal 26 November 1990, H Soeprapto Suparno mendirikan perusahaan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir. Perusahaan ini mulai sebagai divisinya PT Citra Van Titipan Kilat (TiKi) yang bergerak dalam bidang internasional.

Dengan delapan orang dan kapital 100 miliar rupiah JNE memulai kegiatan usahanya yang terpusat pada penanganan kegiatan kepabeanan, impor kiriman barang, dokumen serta pengantaranya dari luar negeri ke Indonesia.

Pada tahun 1991, JNE memperluas jaringan internasional dengan bergabung sebagai anggota asosiasi perusahaan-perusahaan kurir beberapa negara Asia (ACCA) yang bermakas di Hong Kong yang kemudian memberi kesempatan kepada JNE untuk mengembangkan wilayah antaran sampai ke seluruh dunia.

Karena persaingannya di pasar domestik, JNE juga memusatkan memperluas jaringan domestik. Dengan jaringan domestiknya TiKi dan namanya, JNE mendapat keuntungan persaingan dalam pasar domestik. JNE juga memperluas pelayanannya dengan logistik dan distribusi.

Selama setahun-tahun TiKi dan JNE berkembang dan menjadi dua perusahaan yang punya arah diri sendiri. Karena ini dua-duanya perusahaan menjadi saingan. Akhirnya JNE menjadi perusahaan diri sendiri dengan manajemen diri sendiri. JNE menlancar logo sendiri dan membedakan dari TiKi.

JNE juga membeli gedung-gedung pada tahun 2002 dan mendirikan JNE Operations Sorting Center. Kemudian gedungnya untuk pusat kantor JNE juga dibelikan dan didirikan pada tahun 2004. Dua-duanya berada di Jakarta.

Via


Jangan kalah dengan blogger negara tetangga, sertakan link sumber saat berbagi informasi

Artikel Terkait Sejarah JNE (Tiki Jalur Nugraha Ekakurir) :



9 Responses to “Sejarah JNE (Tiki Jalur Nugraha Ekakurir)”

Jimmy :

hmm.. kurir langganan saya nih :D

30 April 2010 04.35

Jasa Pembuatan Website :

Kantor saya selalu pake yg ini...

30 April 2010 09.18

komputertips.com :

Jadi sekarang itu TIKI dan JNE itu beda ya??? Engga satu perusahaan lagi???

2 Mei 2010 00.40

isl :

emang ada berapa TIKI sih, ada JNE, JAHE... ???

8 Mei 2010 20.34

ipang :

jasa kurir memang berkembang pesat se iring berkembang nya dunia teknologi zaman sekarang

13 Mei 2010 12.23

Anonim :

JNE is the best

20 Mei 2010 17.15

Anonim :

JNE bikin nyeselin, paket yg dikirim dari tanggal 24 Mei 2011 sampei skg (29 Mei 2011) belum lagi diterima. Padahal paket dikirim dari JNE Tangerang untuk dikirim ke Kelapa Gading, Jkt Utara masih tetap aja nyasar dan di ping pong bolak balik lagi ke Tangerang. Bodoh kuriernya. Udah dikasi no hp tetap aja gak digunakan. Lembab... nga kabarin kita status nya. Managernya yg namanya Danny juga pembohong. Katanya mau call n kabarin kalo paketnya sampei di Tomang tetap aja ngak call. Pembohong semuanya... kesel aku dengan cara seperti ini. Emang mau nya apa ya?

29 Mei 2011 21.48

In In :

JNE sekarang ada mafia-nya di dalam. Suami saya sering pake JNE untuk pengiriman dan selalu Pick-up di JNE Tomang, dan sepertinya mrk sdh incar dan tahu kalo suami saya sering kirim voucher pulsa hp. Kemudian pengiriman dari balikpapan tiba hari Sabtu tgl 2 July 2011, karena berhalangan akhirnya baru bisa ke JNE hari Minggu siang, dan barang sdh hilang. Setelah ty2 mereka saling lempar tanggung jawab. Manager juga gk pernah telp balik dan kabarin sama sekali. Sdh jelas2 ini ada "main" org dalam. Krn dari sekian banyak paket kenapa justru barang saya yg hilang yg salah input, katanya sdh delivered sdgkan dalam paket suami tdk di tuliskan alamat hy nama dan no telp saja krn pikirnya mau pick-up sendiri (ini juga atas anjuran dari pegawai JNE), minta bukti kalo brg sdh delivered mrk gk bisa provide. Benar2 sucks. Harusnya ada telp atau pihak yg independent yg menerima komplain dari customer bukan hy lewat CS atau manager setempat. Karena sama saja dengan lapor maling sama malingnya sendiri. Bagi siapa yg tahu pimpinan JNE yg bisa dipercaya dan bisa di hubungi tolong donk info ke saya di 021-99789898 atau 085718666888. Thank you.

11 Juli 2011 12.25

Anonim :

jne de lama

2 Agustus 2011 19.14

Poskan Komentar

Komentar mungkin akan dimoderasi dahulu baru ditampilkan..

Karena kesibukan mohon bersabar untuk respons komentar, karena ada sekitar 50-100 komentar yang masuk tiap harinya.. Thank you ~